Widget by

Rabu, 31 Juli 2013

ALUR CERITA NARUTO CHAPTER 641 "KAMULAH BINTANG UTAMANYA"

Sebelumnya di chapter 640 :

"Dia mengenaiku, tapi aku baik-baik saja, aku menghindar menggunakan Hiraishin" ucap minato

"Kamu Yakin??" balas Obito sambil Menunjuk Minato (Sebuah bola hitam muncul di lengan minato yang terputus)

"Oh..kapankah dia menanamkannya??" ucap minato dengan ekspresi terkejut..

Sebuah bola jinton siap meledak dan Harapan Baru Yang Terkikis...

________________________________

ALUR CERITA NARUTO CHAPTER 641 "KAMULAH BINTANG UTAMANYA"


[Bola yang dibuat oleh Tobi, akan segera meledak, tinggal dalam hitungan detik]

(Sasuke, Minato dan Naruto merasa panik)

Minato : Aku hanya perlu membawa ini bersamaku...

[Sesaat bola itu hampir meledak, Sasuke sudah bersiap dengan Susanoo untuk melindungi Naruto dan dirinya]

[Tapi, Tiba-tiba Tobirama datang menolong mereka dengan memegang bola tersebut, lalu melakukan Hiraishin menuju Obito]

[Dengan cepat, Tobirama sudah berada disamping Obito dengan memegang bola ]

Tobirama : "Aku kembalikan ini padamu..."

"BLAARRRRRRR...."

[Tak lama, bola tersebut meledak bersama Tobirama dan Obito]

[Setelah ledakan, tiba-tiba Tobirama muncul dibelakang Minato, Sasuke dan Naruto]

Tobirama : "Jangan khawatir, itu adalah bunshinku... terakhir kali aku menyentuhnya... aku membuat sebuah tanda pada tubuhnya..."

Naruto : "Wow! Kau bisa meniru ayahku... orang tua yang mirip dengan Hokage kedua!"

Tobirama : "Adanya juga ayahmu yang meniruku... dan kau harusnya panggil aku Hokage kedua saja, dengan sopan juga..."

[Scene berpindah, Madara dan Hashirama masih bertarung, Susanoo Complete dengan Mokuton Naga sedang berhadapan satu sama lain]

Hashirama : Jangan halangi aku Madara!

Madara : Tidak ada waktu lagi... dengan keadaan seperti ini, ini satu-satunya yang bisa aku lakukan...
Hashirama : ?? (bingung dengan ucapan madara)

Madara : Aku akan menahanmu agak lama Hashirama...

[Para shinobi aliansi terkesima dan kagum serta panik melihat pertarungan Madara dan Hashirama yang menggunakan Jutsu terbaik mereka]

[Para clone Juubi yang ada, terpental jauh ke udara]

Shinobi aliansi Kumogakure : Wow!!

Shinobi aliansi Sunagakure : Pertarungan dengan level yang baru..

Shinobi aliansi Konohagakure 1 : Jadi seperti ini ketika nenek moyang kita bertarung...

Shinobi alinasi Konohagakure 2 : Benar sekali, jika kita ikut campur... kita bisa mati...

[Disamping itu, Shikamaru tetap memberikan komunikasi serta arahan kepada seluruh aliansi Shinobi]

Shikamaru kepada seluruh Shinobi aliansi : Tidak peduli seberapa kecil kemampuan kalian, itu masih bisa kalian perlukan... kita mungkin tidak berguna, tapi suatu saat kita bisa membuat kita berguna juga...

Kiba : Shikamaru?

Shikamaru kepada seluruh Shinobi aliansi : Tetap waspada, jangan sampai hilang pengawasan... jika waktunya tiba, walaupun dengan sedikit kekuatan kita, kita bisa merubah masa depan dunia ini... kita harus selalu fokus dan jangan biarkan momen itu pergi begitu saja...

Temari : (Shikamaru, kau bisa menjadi Hokage yang bagus... yang bisa membuat hati seseorang berubah, itu adalah kondisi dasar untuk menjadi seorang kage...)

[Kembali ke pertarungan Minato, Sasuke, Tobirama dan Naruto yang melawan Obito]

[Obito selamat dari ledakan dengan melindungi dirinya di dalam sebuah bola berwarna hitam]

[Dia keluar dari kawah ledakan bersama bola tersebut, sesaat demi sesaat bola itu membentuk sesuatu yang bisa dia gunakan untuk menyerang maupun bertahan]

Tobirama : Dia menahannya? cepat sekali... ini akan sulit untuk mengenainya...

Minato : Aku rasa aku harus membuat celah dengan Rasen Senkou Chourinbu Kousanshiki-ku...

Tobirama : Kau ini kadang-kadang lucu... aku bisa tertawa dengan nama jutsumu itu... tapi sekarang bukan waktunya untuk tertawa...

[Tidak mendengar pembicaraan Minato dan Tobirama, Naruto dan Sasuke memberontak dan menyerang Obito tanpa aba-aba]

Sasuke : Amaterasu!!

[Obito berhasil menahan amaterasu dengan benda hitam yang mengelilinginya]

Minato : Sasuke! Naruto! Biar aku yang membuka celah!

Sasuke : Aku yang akan melakukannya!

Naruto : Tidak, kita yang akan melakukan itu... kita tinggalkan bagian utamanya ke team ayah...

Obito : Aku merasakan kau memfokuskan chakramu ke mata kirimu... serangan tiba-tiba itu tidak berguna padaku...

[Melihat Sasuke dan Naruto pergi, Minato dihentikan oleh Tobirama ketika hendak menghentikan mereka]

Tobirama : Ayo.. Hokage keempat...

Minato : Umm.. ya... Menggunakan Hiraishin melalui clone itu sangat lambat...

Tobirama : Kita harus menggunakan *Hiraishin Mawashi* pada kita.. Tandai aku...

[Tobirama dan Minato saling bertukar tanda Hiraishin, Naruto dan Sasuke terus maju ke Obito]

Sasuke : Naruto, aku akan menyesuaikan persentasi chakram dengan Sharinganku...

Naruto : Orang ini tidak mau kalah!!!

[Tobirama dan Minato selesai bertukar tanda]

Minato : Ya... dengan tubuh ini... aku tidak peduli...

[Naruto dan Sasuke menyerang dengan jutsunya Masing-masing]

Naruto : Fuuton : Rasen Shuriken

Sasuke : Enton: Kagutsuchi

[Sasuke menggunakan Mangekyounya untuk mengendalikan amaterasu, lalu Amaterasu bergabung dengan Rasenshuriken, menjadi Rasenshuriken berlapiskan Amaterasu]

[Tobirama muncul dengan tiba-tiba di belakang Obito]

Obito : Dari depan dan belakang?

[Tapi disaat hampir mengenai Obito, Minato menghalangi serangan Sasuke dan Naruto]

[Minato terkena serangan mereka berdua, namun dia merencanakan sesuatu]

Minato : (Kau lah bintang utamanya)

Tobirama : (Dia terkecoh...)

Tobirama + Minato : Hiraishin Goshun Mawashi No Jutsu!!

[Tobirama dan Minato bersama-sama melakukan sebuah Jutsu]

[Jutsu tersebut membuat Obito bertukar tempat dengan Minato, Obito yang terkena oleh serangan Sasuke dan Minato dan sedangkan Minato berada di tempat Obito berdiri sebelumnya]

Minato : Aka Shakuton : Kourin Shippu... Teruskanlah!!!

Naruto : YYYYEEEEEAAAAAAAHHHH!!!!!

[Obito terpental kebelakang sekaligus ditahan oleh Tobirama agar tidak bisa melakukan gerakan]

Obito : (Mereka bertukar tempat]

[Tobirama pergi meninggalkan Obito]

[Disisi lain, Sakura dan Hinata mengawasi pertarungan Sasuke dan Naruto melawan Obito]

Sakura : Hinata! Bagaimana Naruto dan Sasuke?

Hinata : Mereka berdua... tersenyum..

[Naruto dan Sasuke tersenyum karena serangannya berhasil]

~Melakukan tanpa keraguan dengan senyum kebahagiaan~

======To Be Continued=====

Terima Kasih Atas Kunjungan Anda
Judul: ALUR CERITA NARUTO CHAPTER 641 "KAMULAH BINTANG UTAMANYA"
Ditulis Oleh Sasori Sunagakure
Alangkah baiknya kalian Meninggalkan Komentar dengan Nama URL Atau Akun Google dan Jika kalian ingin MENCOPAS harap berikan link yang menuju ke artikel ALUR CERITA NARUTO CHAPTER 641 "KAMULAH BINTANG UTAMANYA" ini. Sesama blogger mari saling menghargai.Dan kalau tidak keberatan SHARE Artikel ini melalui Google atau Faceebook , Twitter Terima kasih atas perhatiannya

Artikel Terkait

4 komentar:

Bagus...jadi gk sabar pngen tau lanjutane

Prast@-oke ditunggu aja rabu depan

Klik@-oke,, makaasih juga telah ngefans blog saya

Poskan Komentar